Cara Belajar Efektif untuk Pelajar dan Mahasiswa
Tiap pelajar dan mahasiswa secara sadar
maupun tidak, telah menerapkan gaya belajarnya sendiri terhadap segala sesuatu
di lingkungannya. Guru dan dosen tentunya memberitahu baik secara langsung
maupun tidak, tentang cara-cara belajar efektif yang sebaiknya dilakukan
siswanya. Belum lagi orang tua, yang memiliki dorongan untuk memperhatikan pola
belajar anaknya, ataupun tidak mendorong sama sekali. Padahal, cara belajar
efektif sangat menentukan kualitas output alias perkembangan siswa
(baik pelajar maupun mahasiswa).
Lingkungan yang mempengaruhi
perkembangan siswa adalah:
- Sekolah atau kampus
- Rumah (termasuk orang tua atau asrama atau kos)
- Tempat dan teman bergaul
Apa itu cara belajar efektif?
Cara belajar efektif adalah proses belajar yang dilakukan mampu mendukung daya
kembang pemikiran, tidak menghalangi kesehatan fisik, dan mendukung kenyamanan
kesehatan ruhani, yang mana memberikan output tahap peningkatan kualitas siswa.
Cara belajar efektif yang terjadi –
baik dengan sengaja diajarkan oleh pengajar maupun secara tidak langsung – tiap
pengajar bisa berbeda, semua itu terkait sudut pandang dan pendapat. Begitu
pula dengan orang tua siswa, sangat bisa jadi orang tua memaksakan pendapatnya
agar anaknya melakukan cara belajar seperti yang mereka inginkan,karena mereka
berpendapat cara tersebut efektif dan akan berhasil bagus. Padahal, harus
diakui bahwa siswa Anda atau anak Anda adalah makhluk yang juga berkembang dan
memiliki daya dan karsa sendiri. Dan tidak selalu siswa Anda atau anak Anda ini
mengungkapkan tentang cara mereka berkembang, yang penting bagi mereka adalah
mendapat dukungan Anda dalam proses pembelajaran mereka.
Perlu dikertahui, cara belajar
efektif bukan berarti selalu menghasilkan output juara. Menurut
Kamus Bahasa Indonesia online, dimana arti-arti tiap kata hasil pencarian bisa
dipastikan dengan arti pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), efektif
berarti efek.tif:
[a] (1) ada efeknya (akibatnya,
pengaruhnya, kesannya); (2) manjur atau mujarab (tt obat); (3) dapat membawa
hasil; berhasil guna (tt usaha, tindakan); mangkus; (4) mulai berlaku (tt
undang-undang, peraturan)
Mengacu pada arti pertama “ada
efeknya” maka proses tersebut berarti proses belajar yang memberikan hasil,
dimana makna dari ‘hasil’ merujuk pada kesan positif, bukan negatif. Kemudian
pada arti kedua “manjur atau mujarab”, maka efektif dinilai positif
menghasilkan akibat yang lebih bagus atau sukses. Dan kemudian pada arti ketiga
“dapat membawa hasil; berhasil guna” maka arti efektif merujuk pada proses yang
menunjukkan hasil yang terjadi kemudian dan itu bermanfaat.
Cara belajar efektif untuk pelajar
Pada dasarnya, pemaksaan cara adalah
satu hal yang harus dihindari oleh baik orang tua maupun guru. Tumbuh kembang
anak sudah selayaknya mendapat ruang yang segar berupa dukungan, perhatian, dan
penyediaan sarana prasarana yang memadai. Sehingga cara belajar yang paling
efektif untuk pelajar adalah apapun yang menyenangkan mereka sepanjang masih
dalam jangkauan aman dan pengawasa orang tua.
Mahasiswa merupakan usia yang lebih
‘dewasa’ dibanding pelajar. Kebutuhannya akan banyak hal terkait studinya juga
lebih signifikan. Kebutuhan mahasiswa lebih kompleks sekalipun untuk satu
tujuan saja. Kematangan usianya bisa lebih dipercaya untuk banyak pertimbangan
kemapanan. Maka, tentang keefektifan belajar, mahasiswa bisa lebih bervariasi
dan profesional. Fokus pemikiran yang lebih terarah harus mendapat ruang
dukungan yang luas. Dibanding pelajar, maka maka pola pikir tentang cara
belajar efektif untuk mahasiswa lebih tidak bisa dipaksakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar